Tuesday, 14 May 2013

The Ocean and the Mountain - Bali Trip 3


Hari Kedua dan Ketiga di Bali langsung dirangkum di cerita kali ini, dan liburan ke pulau dewata tidak lengkap jika tidak bermain air. Maka kami coba beberapa permainan air seperti flying fish, jet ski, dan water sport lainnya. Setelah puas bermain di laut, gantian kolam renang hotel yang kami explore dari siang sampai sore hari. Alhamdulilah karena letak pantai dan kolam renang hotel berdekatan, kami bisa puas mencoba semua permainan air sepanjang hari.



Image: Wajah puas Fitri dan Mulky setelah "terbang" di permainan Flying Fish.



Image: Mimi Alysa and Pipi bermain Jet Ski.



Image: Mimi Alysa, Fitri Aulia dan Mulky Aulia menceburkan diri ke dalam laut.





Bermain-main di kolam memang seru, tapi malam hari kami putuskan untuk pergi sejenak ke kawasan Seminyak untuk sightseeing dan ngopi-ngopi di Anomali Coffee Seminyak (desain cafe yang juga ada di sebelah MEIN Kemang ini sangat artistik).



Image: Mimi Alysa wardrobe - Lace Parade Top (coming soon, May 15th) dan Baby Hareem Jeans (new collection).






Image: Mimi Alysa wardrobe - Curve Top white dan Recto Pants Tribalizm 1


Keesokan harinya perjalanan dilanjutkan ke kawasan Kintamani dan Mount Batur yang sepertinya 'freeze' dalam kapsul waktu dan nyaris tidak berubah pemandangan indahnya sejak jaman dulu. Suasana tempat makan pun masih seperti ketika tahun 1980-an mengunjungi Bali. Salut terhadap masyarakat Bali yang mampu menjaga ekosistem kawasan wisata dan tidak tergoda untuk membangun bangunan modern yang masif yang kadang malah merusak keaslian arsitektur Bali.




Image: Kultur dan religi menyatu dalam diri masyarakat Bali.



Perjalanan Mimi Alysa, Mulky Aulia dan Fitri Aulia dilanjutkan ke Uluwatu untuk menikmati tari kecak. Tari ini konon diciptakan oleh Wayan Limbak dan Walter Spies medio 1930-an, dengan penekanan pada gerakan yang dinamis dan musik tanpa alat (acapella). Dengan latar belakang cerita Ramayana, penari yang seolah trance dan koreografi yang apik serta pemandangan pura Uluwatu yang 'breathtaking', tari ini mampu menyihir penontonnya dari awal sampai selesai.



Image: Hanoman berlompatan di antara penonton dan menghibur mereka dengan tingkahnya yang lucu.



Indonesia sangat kaya akan koleksi baju dan kain untuk karya seni seperti Tari Kecak dll, jika semua mampu mengemasnya seperti masyarakat Bali niscaya kita tidak akan kekurangan turis yang datang ke Indonesia. Kemajuan Manajemen Tourism ini ada di tangan bangsa Indonesia sendiri.

Perjalanan hari ketiga sudah selesai, kami kembali ke hotel untuk mempersiapkan diri guna penerbangan ke Surabaya. Nantikan cerita berikutnya dari Mimi Alysa.


Stay Tuned Dear Ladyloves.



Photo by: Hary Novianto and Mulky Aulia


No comments: